perjalanan iman itu
dari lidah ke hati, hanya sejengkal
kewujudan iman itu
dari tempatnya, tidak pernah dikenal
kelansungan iman itu
dari dalam,ada kala dipintal
kedudukan iman itu
dari akal, sering dipersoal
bukankah kehidupan iman itu
dari pintu langit ke pintu terbit
itu yang kekal, itu dibawa bekal?
-Malim Muda-
APA NAK JADI ?
1 hari yang lalu


0 comments:
Catat Ulasan