Rabu, 15 Jun 2011

hingga tiba saat itu

Lihatlah diri ini
Hanya ruang yang sepi
Kekosongan tiada berseri


Bagai pelaut usang
Yang dipukul gelombang
Itu bagiku pengalaman


Laut yang tak bertepi
Begitu nasib diri
Ku terumbang ambing diri


Tak kuasa berteman
Mencari keriangan
Bimbang diri kecundangan

Beronak berliku pendakian hidup ini
Terjatuh ke lumpur
Ditertawa dicaci

Sewaktu dipuncak
Banyak mata memandang

Namaku disebut dipuji dijulang
Siapa kawan
Siapa lawan

Tipisnya garis perbezaan
Lantaran itu kau maafkanlah aku
Sukar mempercayaimu

Mungkin suatu hari akan terbuka hati
Kekosongan akan terisi
Tapi ku rasa ragu
Sanggupkah kau menunggu hingga saat itu


-Jamal Abdillah-

0 comments: