Jumaat, 5 Disember 2008

Kala tiga suku

Sebangsa darah sekata
Seagama tetapi membara

Lalu sifat beza pendapat
Sayup ke timur
Jauh ke barat

Bila lemah menjadi korban
Yang jujur ke pangkal jalan

Bila kuasa hidup sendirian
Yang baik hilang pedoman

Sang juak berpuak
Lalu rohnya mati

Sang juang berjuang
Nilai nyawanya hati

Bila duanya bersengketa
Seimbang tak sempurna

Sifir hilang rentak
Alunan tidak bergerak
Yang tinggal padang jarak

Mentari merah memburu
Lautan biru haru biru
Pulau hijau sentiasa menderu
Ah ! Semua itu tidak perlu..

Hidup ini saling bantu
Menuju jalan yang satu



-Malim Muda-

2 comments:

Zakiah Ponrahono berkata...

Dalam tenang ada resah
Di bawa dalam menung yang diam

Untuk apa geram yang panjang
Jika hanya membatu saja

Diam...
Diam...
Diam...
Tapi ada suara

Suara kecil ada makna?
Suara besar hilang kuasa?

Mana...
Mana...
Mana...

Asyik-asyik kita bertanya
Sampai tak jumpa hujung pangkalnya

Yang ada hati dan jiwa
Tanpa boleh buat apa-apa?

Atau kita tidak tahu sebenarnya
Banyak cara banyak perkara

SEMUANYA ADA PADA KITA

H.E.H berkata...

.... dalam maksudnya